Kepala Kankemenag Ngawi Tekankan Raker Madrasah Selaras Asta Protas Kemenag
NGAWI – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi menegaskan bahwa Rapat Kerja (Raker) madrasah harus menjadi forum strategis dalam merumuskan program yang selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Ngawi, Moh. Ersat, saat membuka kegiatan Pra Rakerpim Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi yang digelar di Aula MAN 2 Ngawi, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kasubbag TU Pujianto, para Pengawas Madrasah, unsur KKM MI, MTs, dan MA, Kepala Madrasah Negeri, serta Forum Kepala Urusan Tata Usaha (FORKAT).
Dalam arahannya, Kepala Kankemenag menekankan pentingnya membangun jalur pendidikan madrasah yang berkelanjutan melalui gerakan Madrasah SETANGGA, mulai dari MI ke MTs, MTs ke MA, hingga MA ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“Kepala madrasah dan guru harus memiliki semangat untuk mengantarkan peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Semangat ini perlu terus digelorakan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kembali konsep Tri Harakah Madrasah sebagai spirit penggerak kemajuan madrasah. Menurutnya, nilai dan gerakan tersebut perlu dihidupkan kembali agar madrasah semakin maju, kompetitif, dan mendunia.
Pada kesempatan tersebut, Moh. Ersat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyukseskan pelaksanaan Pra Rakerpim, mulai dari pengawas, KKM, kepala madrasah, hingga FORKAT. Ia menilai pelaksanaan Raker kali ini lebih efektif dan realistis, sehingga diharapkan mampu menghasilkan program yang aplikatif dan terukur.
Lebih lanjut, Kepala Kankemenag menegaskan bahwa seluruh program hasil Raker harus mengacu pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Menteri Agama yang diturunkan secara berjenjang hingga satuan kerja dan individu ASN. Khusus bidang pendidikan madrasah, terdapat lima fokus utama yang menjadi perhatian bersama, yaitu:
- Penguatan kerukunan umat beragama dan cinta kemanusiaan
- Penguatan ekoteologi melalui implementasi nyata
- Layanan keagamaan yang berdampak
- Pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi
- Digitalisasi tata kelola madrasah
Dalam implementasinya, ia mengingatkan agar program madrasah tidak sekadar menyalin program tahun sebelumnya, tetapi disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat sekitar.
“Setiap wilayah memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, program madrasah harus kontekstual,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Kepala Kankemenag menegaskan bahwa seluruh madrasah di Kabupaten Ngawi, baik negeri maupun swasta yang berjumlah 354 madrasah, merupakan tanggung jawab bersama. Program hasil Raker diharapkan dapat menjadi pedoman serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu madrasah secara menyeluruh.
Sementara itu, sebelumnya Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Ngawi, Yusuf Masruri, menyampaikan bahwa Pra Rakerpim Komisi Pendidikan Madrasah bertujuan untuk memantapkan program pendidikan madrasah yang akan menjadi bahan utama dalam Rakerpim pada 29–30 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa fokus pembahasan meliputi evaluasi program tahun 2025, rencana aksi program tahun 2026, serta penyusunan program tahun 2027. Pembahasan tersebut didasarkan pada tiga landasan utama, yakni berbasis DIPA, berbasis tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta berbasis Perjanjian Kinerja (Perkin).
Khusus Perkin, Yusuf Masruri menekankan pentingnya menyukseskan Renstra Kementerian Agama melalui sistem cascading kinerja dari pusat hingga kabupaten/kota. Komisi Pendidikan Madrasah bersama seluruh madrasah berkomitmen untuk menjabarkan dan melaksanakan Perjanjian Kinerja Kepala Kantor secara optimal.
Selain itu, ia juga melaporkan bahwa peserta Pra Rakerpim berjumlah 74 orang, terdiri dari 17 Pengawas Madrasah, 31 Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Ngawi, 17 Kepala Urusan Tata Usaha, serta 7 Jabatan Pelaksana Seksi Pendidikan Madrasah. Seluruh peserta diharapkan dapat bersinergi, bahu-membahu, dan bersatu padu demi menyukseskan program pendidikan madrasah di Kabupaten Ngawi.
(SN)