NGAWI — Workshop Implementasi Deep Learning untuk Mewujudkan Pembelajaran Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Moh. Ersat, didampingi Kepala MTsN 4 Maryudianto diikuti oleh 36 peserta guru di Aula MAN 1 Ngawi, Senin (24/11/2025).
Dalam sambutannya, Moh. Ersat menyampaikan apresiasi kepada MTsN 4 Ngawi atas berbagai prestasi yang telah diraih, baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jawa Timur. “Semua unsur di madrasah kepala madrasah, guru, hingga tenaga kependidikan harus bersama-sama meningkatkan kompetensi, tidak boleh hanya satu atau dua orang saja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi dapat ditempuh melalui berbagai cara, mulai dari melanjutkan pendidikan dari S1 ke S2 hingga mengikuti seminar, workshop, dan pelatihan sesuai tugas mengajar.
Selain kompetensi, Moh. Ersat menekankan pentingnya mendidik dengan hati, memberi teladan, dan menerapkan pembelajaran yang bermakna serta berkarakter. “Pendidikan itu bukan hanya pembelajaran, tetapi mendidik agar anak-anak kita mampu menerapkan apa yang diajarkan di madrasah,” tegasnya.
Workshop yang berlangsung pada 23–24 November 2025 ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Budi Sasomo dari STKIP Modern dan Mujianto selaku pengawas madrasah. Peserta mendapatkan materi, pendampingan praktik, serta diskusi interaktif mengenai penerapan strategi deep learning di kelas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru MTsN 4 Ngawi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif, menyenangkan, dan mendorong berkembangnya karakter serta kemampuan berpikir kritis siswa. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghadirkan pendidikan yang lebih bermakna bagi peserta didik. (SN)